Prohaba.co
Dua Bayi Ditemukan di Aceh Utara
Selasa, 23 April 2013 11:04 WIB
230413foto_3.jpg
PROHABA/JAFARUDDIN
SEORANG warga Desa Cot Seurani Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara yang menemani bayi yang ditemukan di salah satu rumah warga desa setempat, Senin (22/4).
LHOKSEUMAWE – Warga Kecamatan Dewantara dan Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara digegerkan dengan temuan bayi laki-laki dan perempuan, Minggu (21/4). Kedua bayi tak berdosa yang diduga hasil hubungan terlarang orang tuanya itu, ditelantarakan di teras rumah warga, tanpa diketahui pemilik rumah.

Bayi laki-laki ditemukan di rumah Kamariah, warga Desa Cot Seurani Kecamatan Muara Batu sekitar pukul 19.30 WIB. Sedangkan bayi perempuan di temukan di rumah Faridah (40) warga Desa Tambon Tunong kecamatan Dewantara, sekitar pukul 02.45 WIB dinihari.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Kukuh Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Supriadi MH menyebutkan, hingga kini polisi masih menyelidiki siapa orang tua yang tega membuang kedua bayi tersebut. Polisi juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses selanjutnya, termasuk menyangkut nasib bayi itu selanjutnya.

Informasi yang dihimpun Prohaba, bayi laki-laki diletakkan oleh dua pria yang menggunakan sepeda motor (sepmor), ke rumah Kamariah, ketika listrik sedang padam di kawasan itu. Namun, sejumlah warga yang saat itu sedang duduk di warung kopi tidak menaruh curiga terhadap dua pria tersebut.

Kamariah baru mengetahui ada bayi di teras rumahnya ketika keluar rumah saat lampu sudah hidup. Sedangkan dua pria bersepmor tersebut telah kabur usai menaruh bayi itu. Kamariah segera memberitahu tetangganya yang kemudian diteruskan kepada keuchik setempat.

Tak lama kemudian aparat Polsek tiba di lokasi dan langsung membawa bayi tersebut ke puskesmas setempat untuk mengecek kondisi kesehatan. “Informasi dari petugas medis bayi itu baru beberapa jam dilahirkan. Karena masih ada tali pusatnya,” kata Keuchik Cot Seurani Fajri Idrus, kemarin.

Disebutkan, kemudian bayi tersebut dititipkan kepada Ita Yanti (32) warga Kabupaten Bireuen untuk pengasuhan selanjutnya.

Sementara itu di Dewantara sesosok bayi perempuan ditemukan oleh remaja Bagus (17) anak Faridah di teras rumahnya. Lelaki belia itu tiba tiba mendapati ada bungkusan di atas kursi teras rumahnya. Dan ia terhenyak sesaat membuka bungkusan itu, karena mendapati bayi di dalam kotak. Setelah diberitahukan kepada orang tuanya, kemudian aparat Polsek bersama warga langsung mendatangi lokasi. “Tapi sekarang bayi tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia Pemkab Aceh Utara di Lhokseumawe,” kata seorang warga.

Sementara Kabid Keperawatan RSU Cut Meutia Pemkab Aceh Utara Syahrizal Hasri menyebutkan, hingga kemarin, bayi perempuan yang ditemukan di masih dirawat intensif di rumah sakit. “Bayi itu lahir belum waktunya, kemungkinan proses lahirnya bayi itu dipaksakan,” katanya.(c37)

Editor : bakri