Prohaba.co
Gagal Diperawani, Istri Gugat Cerai Suami
Jumat, 17 Mei 2013 10:12 WIB
JAKARTA - Kesal sama suami yang tak bisa memerawani dirinya, seorang istri akhirnya menggugat cerai suaminya. Selidik punya selidik, sang suami ternyata kaum gay alias homoseks.

Berdasarkan putusan Pengadilan Agama (PA) Kalianda, Lampung, yang dilansir, Kamis (16/5), sang istri yang berusia 25 dinikahi sang suami yang berusia 28 pada 19 Mei 2012. Rumah tangga yang didambakan sejak awal harmonis, kini hanya tinggal harapan. “Awalnya Penggugat dan Tergugat saling suka. Waktu pacaran Penggugat menjadi TKW di Arab Saudi selama 4 tahun,” demikian bunyi putusan dalam halaman 2.

Sepulangnya dari Arab Saudi, keduanya lalu melangsungkan pernikahan. Namun sejak awal menikah keduanya sudah tidak harmonis dan selalu terjadi perselisihan dan pertengkaran. Akhirnya terungkap jika sang suami selalu gagal dalam hal menjalankan tugas sebagai seorang suami. Kegagalan itu membuat sang istri uring uringan, apalagi belakangan terungkap jika suaminya seorang kaum gay, yang hanya punya libido dengan sesama jenis. “Sampai saat ini Penggugat masih perawan,” paparnya.

Ketidakharmonisan ini berlangsung selama 9 bulan lamanya sehingga sang istri yang jebolan SMA ini mengajukan gugat cerai ke pengadilan. Setelah digelar persidangan cerai selama satu bulan lebih, PA Kalianda mengabulkan permohonan sang istri. “Menjatuhkan thalak satu ba’in shugra dari Tergugat terhadap Penggugat,” putus majelis hakim yang diketuai Shalahuddin dengan hakim anggota Zaenal Mutakin dan Huda Lakoni.

Putusan yang diketok pada Rabu (15/5) lalu, mempertimbangkan alasan cerai yaitu sang suami tidak bisa memberikan nafkah batin ke istri.

“Mengabulkan gugatan Penggugat dengan verstek (tidak dihadiri Tergugat),” putus majelis dengan panitera pengganti Nurul Huda.(*/nur)

Editor : bakri