Prohaba.co
Pedagang Sayur Naikkan Harga Didenda Rp 54 Juta
Rabu, 10 Juli 2013 10:17 WIB
* Jelang Ramadan di Abu Dhabi

ABU DHABI - Beberapa pedagang sayur di Abu Dhabi didenda 10.000-20.000 dirham (Rp27-54 juta) karena menaikkan harga lebih dari 10 persen.

Hal itu dilakukan ketika Kementrian Ekonomi Uni Emirat Arab (UEA) hari Senin (8/7) melakukan sidak di pasar sayur dan buah Mina Sayed. Sidak itu atas permintaan warga yang mengeluh karena harga-harga dinaikkan oleh pedagang di luar batas wajar.

Otoritas setempat memang mengizinkan pedagang menaikkan harga sampai 10% namun yang terjadi adalah mereka menaikkan sampai lebih dari 30%. “Mereka menaikkan harga sampai 38%, “kata Hashim Al Nuaimi, inspektur Kementrian Ekonomi.

Menurutnya kebanyakan mereka menaikkan tomat, kentang, wortel, labu, persik, jeruk, anggur, aprikot dan sayuran. Buah-buahan sangat digemari oleh penduduk terutama untuk buka puasa. Pihak Kementrian Ekonomi akan memantau harga dan melakukan sidak pada minggu pertama Ramadan.

Hal ini jauh berbeda dengan di Indonesia terutama menjelang ramadan dan Idul Fitri, di mana pedagang dan spekulan bisa menaikkan harga seenaknya tanpa ada pengawasan serius apalagi sanksi. Sidak dan operasi pasar tak banyak membantu konsumen mendapatkan bahan pokok tanpa lonjakan harga.(*/inc)

Editor : bakri