Prohaba.co
Dua Oknum TNI Diduga Terlibat Pembunuhan Satu Keluarga
Sabtu, 19 Oktober 2013 12:48 WIB
MEDAN - Polres Langkat mengamankan dua oknum TNI yang diduga terlibat pembunuhan satu keluarga di Dusun Tanjungrejo, Desa Namanjahe, Kecamatan Salapian, Langkat. Pembantaian sadis terhadap pasangan suami istri dan dua anak itu ternyata hanya dipicu utang-piutang.

Kapolres Langkat AKBP Yulmar Try Himawan mengatakan sudah empat tersangka yang ditangkap dari dua lokasi terpisah. Dua pelaku yang diketahui anggota TNI, Praka Pujianto dan Praka R Saragih ditangkap dari sebuah lokasi di Kota Binjai, akhir pekan lalu. Sedangkan dua tersangka sipil, Alamsyah alias Lilik (31) dan Rendi (21), keduanya warga Desa Tanjungkeliling, Kecamatan Salapian, Langkat ditangkap di kawasan Riau.

“Petunjuk yang dikumpulkan sudah kuat. Dan keempat pelaku ini sudah mengakui perbuatannya,” kata Yulmar ketika dikonfirmasi, Jumat (18/10).

Keempat pelaku diyakini terlibat pembunuhan Misman (46) beserta istrinya, Suliahati (41) dan kedua anak mereka Dedek Febrianto (21) dan Tria Winanda Aulia (14).

Berdasarkan penyidikan, pembunuhan itu dipicu utang Rp 40 juta antara korban dengan Alamsyah. Skenario awal pembunuhan itu dilakukan Alamsyah dengan mengajak korban bertemu untuk membahas tunggakan uang itu dengan melibatkan keluarganya pada Rabu (9/10) malam.

“Pembunuhan ini sudah direncanakan. Jadi malam itu juga keempat korban dihabisi,” kata Yulmar.

Jasad keempat korban sendiri ditemukan terpisah. Awalnya warga mendapati tiga mayat Misman dan dua anaknya di Desa Amandamai, Batangserangan, Langkat, sedangkan jasad sang istri ditemukan terapung di sungai, Desa Babussalam, Kecamatan Padangtualang, Langkat, Sabtu (12/10).

Dalam kasus ini polisi sudah menyita berbagai barang bukti, di antaranya tali, batu, kayu, mobil pikap dan uang Rp 700 ribu.  “Kita masih mendalami motif ketiga pelaku mau membantu pembunuhan ini. Jadi pelaku yang aparat sudah kita serahkan ke POM,” tandas Yulmar. (mad)

Editor : hasyim