Prohaba.co
Harga Jeruk Madu Naik Seratus Persen
Kamis, 21 November 2013 11:39 WIB
MEDAN - Di sejumlah pasar buah di Kota Medan, harga jeruk madu kembali mengalami kenaikan seiring terganggunya pasokan dari sentra penghasil jeruk di Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara.

Sejumlah pedagang buah mengaku, langkanya pasokan jeruk yang terjadi saat ini disebabkan erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo, sehingga menyebabkan hasil panen petani jeruk di sana sangat minim.

Diakui, akibatnya banyak kebun petani di Tanah Karo  rusak sehingga pasokan ke Medan pun minim. Pascaerupsi Gunung Sinabung yang dimulai pada akhir Oktober lalu, pasokan jeruk ke pasar Medan, kata Ita, pedagang buah di Jalan Panglima Denai Ujung Medan, Rabu (20/11) terus mengalami penurunan, sehingga mengakibatkan kelangkaan.

Tak pelak, keadaan tersebut pun turut mempengaruhi harga jeruk yang semula dijual dengan harga Rp 15 ribu per kilogram, kini mencapai angka Rp 30 ribu per kg atau naik sekitar 100 persen.

Selain karena hasil panen petani yang minim, Ita juga mengaku, proses penyalurannya pun turut terhambat, karena jeruk-jeruk hasil panen petani enggan diangkut pihak pedagang pengepul (pengumpul) karena takut merugi.

Awalnya, banyak pengepul buah yang enggan memasok jeruk madu ni ke Medan karena takut rugi. Mereka beranggapan jika dibawa ke Medan, jeruknya akan cepat rusak, dan dipastikan akan kesulitan menjualnya. (lau)

Editor : bakri