Prohaba.co
Warga Jeunieb Tewas Dipatok Uleu Puntong Iku
Minggu, 18 Mei 2014 13:47 WIB
BIREUEN - Muhammad Taib (48), warga Desa Lheu Simpang, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, Jumat (16/5) malam, tewas dengan tubuh membiru. Lelaki jelang setengah abad itu diduga menjadi korban gigitan ular berbisa jenis ular derik atau uleu puntong iku, saat berkebun di kawasan pinggiran desa setempat.

Korban meninggal beberapa saat setelah dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, Jumat sore itu korban pergi ke kebun di kawasan perbukitan Desa Lheu Simpang. Namun hingga malam korban tidak kunjung kembali ke rumahnya. Keluarga dan warga Lheu Simpang berusaha mencari korban ke kebun.

Setelah dicari beberapa jam, akhirnya Muhammad Taib ditemukan di kebun sekitar pukul 21.00 WIB malam, dalam kondisi sekarat dan kritis dengan luka bekas patokan ular di leher dan kakinya. Tanpa menunggu lama warga langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Jeunieb. Beberapa saat di puskesmas tersebut, korban dirujuk ke UGD RSUD dr Fauziah Bireuen.

Sekitar 15 menit dirawat di rumah sakit pemerintah setempat, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Korban menghembuskan nafas terakhir dengan kondisi luka bekas patokan ular di leher dan kaki, serta tubuhnya membiru. “Sebelum meninggal, korban sempat mendapatkan pertolongan di Puskesmas Jeunieb,” kata Irwandi, warga Jeunieb.

Dari UGD RSUD dr Fauziah, jenazah korban dibawa pulang ke rumah keluarga di Desa Lheu Simpang. “Korban selama ini bekerja sebagai petani kebun, almarhum selama hidupnya senantiasa akrab dengan masyarakat di desanya,” tambah Edi, warga setempat.(c38)     

Editor : bakri