Prohaba.co
Wacana Jalan Tol Medan-Binjai Kandas
Sabtu, 28 Juni 2014 12:57 WIB
BINJAI - Impian Kota Binjai untuk mempunyai akses jalan tol menuju Medan kandas. Pasalnya anggaran pembangunan jalan tol Binjai-Medan pada APBN 2013 dan 2014 dibatalkan.

Wali Kota Binjai HM Idaham kecewa dengan pembatalan anggaran  tersebut. Kekecewaan orang nomor satu Binjai ini diutarakan ketika  menerima tim penilai Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) 2014, Jumat (27/6/2014) kemarin di Aula Pemko Binjai.

Idaham, mengemukakan, program pembangunan jalan tol Sumatera, dari Lampung ke Aceh, diantaranya ada dua proyek jalan tol di Sumatera Utara, yaitu Medan-Tebing Tinggi dan Medan-Binjai, yang sudah disetujui pemerintah pusat, bahkan peraturan presiden sudah dikeluarkan.

Wali Kota Binjai HM Idaham berharap tim penilai WTN, yang dipimpin Razman Ginting dari  Kementerian Perhubungan RI, bisa menyampaikan keluhan masyarakat. Idaham menyebutkan, jarak Binjai-Medan, hanya 19 Km, harus ditempuh dalam waktu 1 jam lebih. Apabila sore hari bisa dua jam.

“Pembangunan jalan tol Binjai-Medan, merupakan alternatif kemacetan lalu lintas yang bisa menganggu  perekonomian. Sebab Binjai-Medan, merupakan jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Medan sebagai ibu kota Sumut dengan Aceh. Pemko Binjai dalam menata tertib lalu lintas dalam kota maupun jalur keluar Kota Binjai, sudah membangun berbagai jalan arteri dan jalan alternatif,” ucapnya dengan nada kecewa.

Binjai sebagai kota yang masuk program Mebidangro, baru-baru ini sudah menandatangani MoU, dan diharapkan program mebidangro menata sarana perhubungan dapat terjalin dengan baik, sehingga menumbuhkan jalan alternatif guna kelancaran perekonomian rakyat. Penataan lalu lintas, ketertiban berlalu lintas dan angkutan di Kota Binjai, terus ditingkatkan dengan berbagai sarana dan prasarana.

Termasuk perubahan jalan satu arah dan sistim perpakiran. Disisi lain guna kelancaran transportasi bagi masyarakat, Pemko Binjai berharap adanya Kereta Api yang langsung  ke Bandara Kualanamu. Apalagi Pemko Binjai merencanakan pembangunan terminal type A, sebab masalah angkutan dari Binjai juga dimanfaatkan oleh masyarakat dari Langkat dan sebagian Deli Serdang.  

Kadis Perhubungan Kota Binjai H. Fadlan, juga memaparkan sistim perlalu lintasan di kota Binjai, yang setelah ada perubahan jalur satu arah kian membaik dan akan terus ditertibkan secara maksimal.

Ketua Tim penilai WTN dari Kemenhub RI Razman Ginting, menyebutkan pemberian piala WTN kepada daerah maupun kota di Indonesia, guna motivasi pengaturan berlalu lintas yang baik, sehingga rambu perlalu lintasan bisa dipatuhi oleh masyarakat sekali gus mengurangi kecelakaan lalu lintas. (ari/tribun-medan.com)

Editor : hasyim