Prohaba.co
Oknum Polisi Ditangkap Bersama 2,3 Ons Sabu di Honda Jazz
Rabu, 23 September 2015 14:31 WIB
Polres-Aceh-Tamiang-September-2015.jpg
KAPOLRES Aceh Tamiang AKBP Yoga Prastyo SIK, didampingi Waka Polres Kompol Juprisan PR Nst SIK, Kabag ops Kompol Edy Bagus S, Kasat lantas AKP Irawan dan Kasat Narkoba Ipda Ferdian Chandra memperlihatkan 11 tersangka dan barang bukti ganja 974 Kg, Sabu-sabu 323,85 Gram dan Pil ektasi 951 butir yang diamankan dalam razia rutin Satlantas Polres Aceh Tamiang September 2015 dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tamiang, Selasa (22/9). PROHABA/ M Nasir

* Rekannya Diterjang Timah Panas 

KUALA SIMPANG - Jajaran Polres Aceh Tamiang menangkap seorang oknum polisi M Iqbal (33) warga Jalan Babussalam Gampong Kaye Panyang Kecamatan Kembang Tanjung, Pidie, dalam sebuah komplotan pembawa sabu sabu 2,3 ons di mobil 

Honda Jazz BK 1180 QN, pekan silam. Iqbal dilaporkan bertugas di jajaran Polres Aceh Utara.

Bersama Iqbal juga ikut diamankan Lukman (33) warga Dusun Bahagia Gampong Pasi Lhok Kecamatan Kembang Tanjung, Pidie dan Zulkarnaen (28) warga RT 000/RW 000 Gampong Meucat Adan Kecamatan Mutiara Timur, Pidie.

Polisi dilaporkan terpaksa menghadiahi Lukman dengan terjangan timah panas, karena pria itu berusaha mlarikan diri. Sabu sabu (ss) ditemukan di dalam kantong Lukman, dan hendak diedarkan ke Aceh. Barang haram tersebut dipasok dari medan, Sumut. 

Lukman yang mendapatkan barang haram itu dari Tony warga Kota Medan yang saat ini masuk DPO polisi. Rencananya sabu-sabu itu akan dibawa ke B Aceh dan tersangka menerima upah Rp 5 juta.

Khusus selama razia rutin September 2015, Polres Aceh Tamiang mengamankan 11 tersangka, dengan barang bukti (BB) ganja 974 Kg, sabu-sabu 323,85 gram dan pil ektasi 951 butir.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prastyo SIK, didampingi Waka Polres Kompol Juprisan PR Nst SIK, Kabag Ops Kompol Edy Bagus S, Kasat Lantas AKP Irawan  dan Kasat Narkoba Ipda Ferdian Chandra, dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tamiang, Selasa (22/9) mengatakan, kesebelas tersangka merupakan hasil razia rutin yang dilaksanakan Satlantas Polres Aceh Tamiang selama September. “Dari hasil kegiatan ini kita dapatkan tersangka satu oknum anggota Polres Aceh Utara dan saat ini sedang dalam penyelidikan sejauh mana keterlibatanya,” ujarnya.

Dari keterangan tersangka, barang narkotika tersebut semuanya akan dijual, dan para tersangka menerima kompensasi antara Rp 5 - Rp 10 juta sampai narkoba tersebut diterima di tempat.

Kesebelas tersangka itu adalah, Irwansyah (52) warga Jalan Rawa Gang Belimbing No 45 A Keluarahan Tegal S Mandala I Kecamatan Medan Denai Kota Medan, Sumatera Utara.  Tersangka ini ditangkap dalam razia rutin Satlantas Polres Tamiang, Selasa (8/9) pukul 11.00 Wib, di jalan Medan Aceh, Desa Sriwijaya Kecamatan Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang.

Tersangka mengambil ganja dari Indrapuri, Aceh Besar untuk diantar ke Jakarta dengan upah Rp 18.000.000. Untuk mengelabui petugas, tersangka menyimpan ganja di lantai bak truk  yang dilapisi plat besi yang sudah dimodifikasi. Selain menyita ganja, dalam kasus ini polisi juga menyita satu unit truk Mitsubishi tronton BK 9416 EB dan 16 lembar uang pecahan Rp 50 ribu serta satu unit hand phone merk nokia Type RM - 908 warna hitam.

Keesokan harinya, Rabu (9/9) pukul 15.30 Wib, Satlantas Polres Aceh Tamiang kembali mengamankan M Ali (69) warga Jalan Bersama Gang Akur No 16 A RT/RW 006/009 Kelurahan Kecamatan Medan Tembung dan Syarifuddin (54) warga lorong Cot Mamplang Desa Uteunkot Kecamatan Muara Dua Pemko Lhokseumawe.

Keduanya  membawa ganja asal Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar dengan tujuan Jakarta dengan upah Rp 25 juta. Ganja tersebut diselip dicelah celah  pintu mobil, dinding, karpet dan lantai bawah mobil  Toyota Avanza BK 1796 LD dan dari tersangka ditemukan 113 bal ganja.

Seminggu kemudian, Selasa (16/9) lagi Satlantas Polres Aceh Tamiang mengamankan 951 butir ektasi  dalam mobil Honda Accord BK 1983 OK dan lima tersangka, Zahri Saleh (39) Dusun Kuta Timu Desa Keude Mane Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Berikutnya, Jamalde (37) Dusun Sarah Mampre Dusun Lhok Cut, Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara. Samsul H Man (52) warga Dsn Cut Trueng Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara.  Selanjutnya, Nasrul Yusuf (32) Dusun Dua Desa Tambun Tunong kecamatan Dewantara, Aceh utara dan Mukhlis (35) Dusun B Desa Batuphat Timur Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe.    Dari kasus ini, awalnya Satlantas Polres Aceh Tamiang mengamankan tersangka Jamalde karena menemukan  pil ektasi di balik celananya, sedangkan pada Zahri Saleh ditemukan satu paket sabu-sabu. Dari hasil pengembangan polisi kembali mengamankan Samsul H Man dan Nasrul Yusuf serta Muklis dengan menyita enam paket BB sabu-sabu. Semua tersangka terancam hukuman minimal enam tahun penjara dan paling lama 20 tahun.(md)


Editor : bakri