Prohaba.co
Togel Marak di Tamiang
Selasa, 5 Januari 2016 16:00 WIB
KUALASIMPANG - Permainan judi toto gelap (togel) alias buntut dilaporkan makin marak di Aceh Tamiang, termasuk di pusat Kota Kualasimpang. Operasional togel ini sulit terdeteksi karena menggunakan berbagai modus dalam transaksi antara pemasang dengan agen pengumpul.

Seorang warga Tamiang yang menolak menyebutkan jati dirinya, Senin (4/1) secara gamblang mengungkapkan, permainan judi togel ini dilakukan secara tertutup, misalnya di warung kopi dan pojok kota Kualasimpang.

Para agen mengetahui betul siapa konsumennya, hingga judi itu terkesan sangat ekslusiv. Salah satu togel yang diminati adalah tebakan nomor Singapore. Sistim pemasangannya juga terbilang canggih, tidak mendatangi agen togel, melainkan memasang nomor togel dengan cara menggunakan short massage service (SMS).

Operasi pemberantasan judi yang dilakukan berbagai kalangan di Aceh Tamiang, tak menyurutkan nyali operator judi togel di Tamiang. Bahkan saat ini, hampir setiap desa ada agen, tukang tulis nomor pemasang judi togel.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Kristanto Situmeang mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus menguber para pemain judi di Aceh Tamiang, baik itu judi kartu QQ, judi togel maupun judi online.

Pada tahun 2015, pihaknya menangani 22 kasus judi togel dengan jumlah 54 orang yang tertangkap tanpa diberikan penangguhan. Mereka ditahan dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kualasimpang serta diputuskan oleh Makamah Syar’iyah untuk menjalani hukuman cambuk. “Hampir semua penjudi yang ditangkap beralasan, mereka berjudi karena suntuk dan iseng saja. Satu hal yang tentu saja tak bisa diterima, walau dengan dalih apapun,” ujar Kasat.(md)  

Editor : bakri