Prohaba.co
Ayah Bacok Anak Tiri di Keudee Kupi
Kamis, 7 April 2016 16:44 WIB
Kapolsek Simpang Keuramat Ipda Boestani, melihat Jaddaruddin (20) yang menjadi korban pembacokan ayah tiri dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Mutia, Lhokseumawe, Rabu (6/4).
LHOKSEUMAWE - Duel tak berimbang tersaji di sebuah keudee kupi (warung kopi), Gampong Pase Sentosa, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, di siang yang terik, Rabu (6/4) sekira pukul 11.30 WIB. Pria gaek Bardansyah (60) membacok secara brutal pemuda belia Jaddaruddin (20), hingga bersimbah darah.

Dalam kondisi luka menganga pada beberapa bagian tubuh, korban berhasil melarikan diri dari tersangka yang mengamuk. Warga akhirnya sukses menghentikan aksi berdarah Bardansyah, setelah menarik parang dari tangan pria tua itu.

Belakangan terungkap jika, Bardansyah adalah ayah tiri korban Jaddaruddin. Sumber sumber terdekat menyebutkan, sebelumnya antara ayah dan anak tiri itu sudah sering terlibat cekcok. Polisi sedang menangani kasus tersebut, termasuk memburu tersangka Bardansyah yang kabur sejenak amuk brutalnya. 

Korban mengalami tiga luka bacokan dan harus dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Mutia Buket Rata. Luka bacok itu di bagian belakang kepala, di bahu kiri dan pergelangan tangan kiri.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono, melalui Kapolsek Simpang Keuramat Ipda Boestani, mengatakan, motif detail penyebab pembacokan tersebut belum bisa disimpulkan, karena masih dalam penyelidikan. Namun informasinya kalau ayah dan anak tirinya sering terjadi cekcok mulut.

Dirincikan, tragedi itu bermula ketika korban sedang duduk di sebuah warung kopi desa setempat. Lalu muncul tersangka yang langsung membacok korban. Awalnya tebasan korban mengenai pergelangan tangan kiri. Lalu bacokan kedua mengenai bahu. Sedangkan tebasan ketiga mengenai bagian belakang kepala. “Setelah pembacokan ketiga korban sempat melarikan diri, sehingga tersangka mengejar. Namun sebelum kembali terjadi pembacokan, warga sekitar langsung melerai dan berhasil merebut parang dari tangan tersangka. Tidak lama kemudian tersangka pun lari ke arah semak-semak,” ulasnya.

Sedangkan korban yang mengalami pendarahan hebat langsung dibawa ke Puskesmas Simpang Keuramat. Setelah penanganan medis tahap awal, korban langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia.

Ipda Boestani menambahkan, saat pihaknya mendapatkan laporan tentang kejadian tersebut, langsung terjun ke lokasi. Di lokasi pihaknya pun berhasil mengamankan barang bukti. “Untuk tersangka terus kita buru,” pungkas Ipda Boestani.(bah)

Editor : bakri