Prohaba.co
Warga Teritit Ditemukan Tewas di Kebun Kopi
Senin, 6 Juni 2016 16:20 WIB
Lokasi-ditemukannya-jenazah-Idham-60.jpg
Lokasi ditemukannya jenazah, Idham (60) warga Kampung Simpang Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (5/6) dipasangi garis polisi. Korban ditemukan di kebunya di pinggir ruas jalan Bireun-Takengon, tepatnya di Kilometer 92, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. SERAMBI/MAHYADI

* Diduga Dirampok
* Mobil Avanza Korban Raib

TAKENGON - Warga Simpang Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, Idham (60) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di areal kebun kopi miliknya di pinggir jalan Bireuen-Takengon, kawasan Kilometer 92, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Minggu (5/6), sekira pukul 15.00 WIB. Diduga, Idham menjadi korban perampok.

Dugaan tersebut menderas lantaran mobil Toyota Avanza B 1718 MVW milik Idham, raib. Di lokasi kejadian, ditemukan Honda GL Pro. Diduga, sepeda motor  dimaksud milik perampok.

“Korban pertama kali ditemukan anaknya dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” kata Ilun, tetangga Idham, kepada Prohaba, Minggu (5/6).

Dia menyebutkan, Idham rutin ke kebun kopi miliknya. Lokasi itu tidak terlalu jauh dari kediaman Idham. Kemarin, sejak pagi hingga menjelang sore, Idham tidak kunjung pulang. Karena khawatir, anaknya pun berinisiatif menjemput Idham.

“Biasanya, Idham pulang untuk makan siang. Karena tak balik-balik, anaknya menyusul ke kebun. Tapi, pas ditemukan, bapaknya sudah meninggal,” ujar Ilun.

Saat itu juga, jenazah Idham dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Muyang Kute, Bener Meriah. “Sore ini (kemarin-red) juga, Idham langsung dikebumikan oleh keluarganya,” tutur Ilun.

Kabar tewasnya Idham cepat menyebar di kalangan warga Aceh Tengah dan Bener Meriah. Sebab, lokasi kejadian berada di pinggir jalan Bireuen-Takengon. 

Kasat Rekrim Polres Aceh Tengah, AKP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyebutkan berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, terdapat beberapa luka di tubuh Idham. Termasuk bekas sayatan di bagian perut. Mobil milik Idham juga dibawa kabur oleh perampok. Hingga kemarin, polisi masih mengejar perampok Idham. “Dugaan kami, motif di balik kejadian ini adalah perampokan,” tandasnya.(my)  

Editor : hasyim