Prohaba.co
Polisi Kantongi Identitas Eksekutor Teritit
Sabtu, 11 Juni 2016 14:34 WIB
TAKENGON - Jajaran Polres Aceh Tengah, telah mengantongi identitas terduga pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Idham (60) warga Kampung Simpang Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (5/6) lalu sekira pukul 15.00 WIB. Hamba hukum kini terus memburu tersangka pelaku yang dikabarkan telah kabur ke luar daerah, dengan mobil avanza hasil rampokan. 

Meski korban merupakan warga Kabupaten Bener Meriah, namun kasusnya ditangani Polres Aceh Tengah, lantaran lokasi kejadian masih masuk di wilayah Aceh Tengah. yaitu di kawasan perbatasan kedua kabupaten bertetangga itu. Lokasi kejadian, berada di sisi jalan Bireuen-Takengon, tepatnya di kawasan kilometer 92, Kecamatan Kebayakan. “Identitas terduga pelaku dalam kasus perampokan dan pembunuhan sudah kita kantongi. Saat ini, polisi sedang memburu dan melacak keberadaan pelaku,” kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Eko Wahyudi melalui Kasar Reskrimnya AKP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Jumat (10/6). 

Disebutkan Boby Putra, untuk mengungkap kasus perampokan yang berujung pada aksi pembunuhan di hari meugang puasa Ramadhan lalu, penyidik polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk dari pihak keluarga korban. “Lokasi yang diduga tempat pelarian dan persembunyian pelaku, sudah kita lacak. Mudah-mudahan, terduga pelaku bisa segera kita tangkap,” ujarnya. 

Sementara itu, kasus pembunuhan terhadap Idham (60) warga Kampung Simpang Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, terjadi Minggu (5/6) sekira pukul 15.00 WIB. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di areal kebun kopi miliknya di pinggir jalan Bireuen-Takengon, tepatnya kawasan Kilometer 92, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. 

Diduga kuat, latar belakang kematian korban karena motif perampokan. Karena mobil milik korban jenis Toyota Avanza bernomor polisi B 1718 MVW juga raib. Namun di lokasi kejadian, ditemukan satu unit sepeda motor jenis Honda GL Pro yang diduga merupakan milik pelaku. Ketika ditemukan, terdapat beberapa luka di tubuh korban, termasuk bekas sayatan dan bacokan di bagian perut, tangan dan beberapa bagian tubuh lainnya.(my)

Editor : hasyim