Prohaba.co
6 Wanita Dan 2 Pria Diangkut Dari Bakso Sidomulyo
Senin, 23 April 2018 11:41 WIB
* Berkaraokean di Ruang Remang-remang

LANGSA - Tim antimaksiat petugas Dinas Syariat Islam (DSI) dan Polisi Wilayatul Hisbah (WH) didukung Polres Langsa, Sabtu (21/4) malam, menciduk 6 wanita dan 2 pria asik berkaraokean pada satu room (kamar-red) Coffee Bakso Sidomulyo, di Jalan Ahmad Yani, Gampong Jawa Muka, Kecamatan Langsa Kota.

Sebenarnya ada 6 pria, namun 4 lainnya berhasil meloloskan diri dari sergapan petugas di lantai 2 ruko yang berkedok aktivitas dagangan bakso tersebut. Malam itu juga ke enam pelanggar syariat Islam ini diamankan ke Kantor DSI setempat.

Kepala DSI Kota Langsa, Drs H Ibrahim Latif MM, kepada Prohaba, Minggu (2/4) menyebutkan, informasi masyarakat ternyata selain berdagang bakso, di coffe Bakso Sidomulyo itu, pemilik usaha tersebut juga menyediakan room karaokean yang dicurigai menjadi lokasi atau lapak pelanggaran syariat.

Atas laporan itulah, setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terutama pihak Kepolisian setempat, Sabtu (21/4) sekitr pukul 23.00 WIB, tim antimaksiat beranggota petugas DSI, WH, dan personil Polres Langsa melakukan penyergapan ke lokasi karokean. “Laporan dari masyarakat bahwa di Coffee Bakso Sidomulyo yang beralamat di Jalan Ahmad Yani itu sedang berlangsung karoekean bercampur-baur laki-laki dan perempuan di sebuah ruangan,” ujarnya.

Ibrahm Latif atau akrap disapa Wakhim ini menambahkan, saat tiba ke lokasi petugas langsung naik ke lantai dua dan menggerebek sebuah kamar (room) karaokean, dan didapati pasangan 6 pria dan 6 wanita sedang asik berkarokean (bernyanyi-red) dalam sebuah ruangan dengan suasana lampu remang-remang.

Saat menggerebek, petugas langsung menghidupkan lampu penerang ruangan. Saat itulah pelaku berhamburan, dan 4 laki-laki berhasil lolos dari tangkapan petugas mereka melarikan diri ke lantai bawah. Sementara 6 perempuan dan dua orang laki-laki yang tersisa berhasil ditangkap petugas. Malam itu juga terduga pelanggar syariat ini langsung dianikan ke mobil patorli WH selanjutnya diamankan ke Kantor DSI Langsa untuk diproses lebih lanjut.

Ke enam warga yang diamankan adalah, Elsa (18), Amel (18) keduanya warga Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota. Tri (17) dan Lia (17), Putri (18), Vin (26) mereka semuanya ngekos di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro.

Sedangkan yang laki-laki ialah: Rah (34) dan Wahyud (23) keduanya merupakan warga Desa Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.

Selain itu uga turut diamankan pemilik/petugas jaga Coffe Bakso Sidomulya yaitu Yus (52) warga Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro. 

Pemko Langsa akan meninjau kembali izin usaha Bakso Sidomulyo. “Hal ini juga telah kita laporkan pada Wali Kota Langsa,” imbuh Wakhim seraya meminta peran masyarakat ikut mengawasi lokasi sekitar tempat tinggalnya atas aktivitas-aktivitas pelanggaran syariat Islam.(zb)

Editor : bakri