Prohaba.co
Pemuda Bireuen Disergap Pegasus
Rabu, 13 Juni 2018 11:57 WIB
MEDAN - Muslim (33) warga Desa Blanggandai, Kecamatan Jeumpa, Bireuen ditangkap polisi setelah kejahatannya mengedarkan narkoba di Medan dilaporkan warga ke polisi. Tersangka disergap tim penanganan gangguan khusus (Pegasus) Polrestabes Medan ketika berada di rumah kerabatnya di Jalan Seikapuas, Medan Sunggal.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sabu-sabu 1,7 kilogram dan sejumlah alat isap yang disembunyikan di dalam kamar.

Temuan itu mengindikasikan tersangka tidak hanya sebagai pengedar, tapi juga mengonsumsi barang haram itu. Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, menjelaskan, penangkapan ini berawal dari informasi warga. Dalam laporannya warga menyampaikan keresahanya atas aktivitas tersangka yang cukup berani dalam mengedarkan narkoba.

“Warga takut anak-anaknya menjadi korban penyalahgunan narkoba. Kami memang membutuhkan respon seperti ini dari warga,” kata Raphael, Selasa (12/6).

Raphael memastikan setiap laporan warga terlebih dulu dipelajari. Dalam kasus ini dia menyebut pihaknya membutuhkan waktu lima hari untuk mengawasi tersangka. “Kami terlebih dahulu mengintai tersangka selama lima hari. Setelah memiliki bukti kuat, baru kemudian dilakukan penyergapan,” ucapnya.

Dia menambahkan tersangka masih memiliki bos yang berdomisili di Bireuen. Si bos inilah kata Raphael yang memberikan instruksi kepada tersangka kapan bergerak untuk mengedarkan barang haram itu. Polisi sudah memastikan sudah mengetahui identitas bos dan saat ini pengejaran sedang dilakukan.

Tim Pegasus sendiri merupakan tim satuan khusus yang baru saja dibentuk Kapolrestabes Medan. Tim ini berada di bawah Satuan Reskrim dan Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan. Tugas utama ini menumpas kejahatan menonjol yang selama ini penanganannya belum maksimal. “Narkoba termasuk kejahatan menonjol, makanya dalam setiap penumpasannya kita melibatkan tim Pegasus,” ujarnya.(mad)

Editor : bakri