Prohaba.co
Komplotan Pencuri Baterai Operator Seluler Dibeureukah
Selasa, 28 Agustus 2018 11:32 WIB
MEULABOH - Dua warga Aceh Besar dibeureukah (dibekuk-red) aparat Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat lantaran ketahuan mencuri baterai milik PT Telkomsel. Polisi juga masih memburu dua maling lainnya yang dinyatakan buron.

Selama ini, baterai milik operator seluler tersebut telah hilang di empat lokasi di Aceh Barat. Dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah CF (28) warga Leuheu, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, dan DS (34) warga Mireuk Taman, Kecamatan Darusalam, Aceh Besar.

“Kami mengungkap kasus ini setelah menyelidiki kasus pencurian tersebut. Ternyata, kedua pencurinya mantan karyawan di perusahaan itu,” kata Kapolres Aceh Barat, Raden Bobby Aria Prakasa, didampingi Kapolsek Johan Pahlawan AKP Ahli Yanaris, dan Manajer Telkomsel Aceh Romy Rinaldi, serta pimpinan Tekomsel Meulaboh, Senin (27/8).

Menurut Bobby, dari penyelidikan polisi, pencurian baterai dimaksud terjadi pada empat tower milik Telkomsel di Aceh Barat. Harga keempat baterai dimaksud mencapai Rp 240 juta.

“Baterai ini berbahaya. Bila dipegang bisa menyebabkan kematian. Maka, hanya orang-orang mahir dan paham bisa mencurinya. Maka, muda ketebak perbuatan tersebut dilakukan  orang dalam,” katanya.

Bobby menjelaskan, kedua CS dan DF sudah dibekuk pada akhir Juli 2018 lalu. Mereka dijerat pasal 363 Ayat 2 KUHP. Ancamannya, sembilan tahun penjara.

Kini, polisi masih memburu dua buronan lain. “Kami meminta kedua buronan segera menyerahkan diri,” pinta Bobby.

Manajer PT Telkomsel Aceh, Romy Rinaldi, yang hadir dalam konfrensi pers di Mapolres, memberikan apresiasi atas kinerja aparat kepolisian di Aceh Barat. “Semoga pelaku dihukum agar ke depan tidak lagi mengulangi perbuatan serupa,” ujarnya.(riz)

Editor : bakri