Prohaba.co
Korban Tenggelam Dicari Dengan Pukat
Jumat, 14 September 2018 10:40 WIB
SUKA MAKMUE - Muttawali Alkhalidi (15), ditemukan tewas di danau kawasan Pantai Seunagan di Belakang Bandar Udara Cut Nyak Dhien Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya Rabu (12/9) yang berbatasan dengan Desa Kuala Tuha di kecamatan setempat.

Korban ditemukan setelah dilakukan labuh pukat tarik di danau tersebut sekitar pukul 12.15 WIB. Pukat itu berhasil menjaring jasat korban. Sejenak setelah itu jasad dievakuasi oleh pencari korban dari SAR, BPBD, Tagana, TNI, Polir dan warga setempat.

“Alhamdulillah, korban sudah berhasil kita temukan pada Rabu siang setelah dilakukan pencarian sejak Selasa sore,” kata TR Itam, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Nagan Raya kepada Serambi, Rabu (12/9).

Korban yang hilang tersebut sebelumnya pada Selasa sore mandi bersamaan dengan enam rekannga yang lain. Namun saat mencoba berenang korban langsung tenggelam dan hilang di danau tersebut, melihak peristiwa tersebut beberapa kawan korban langsung memberitaukan hal itu kepada warga setempat dan pihak keluarga guna dilakukan pencaharian bersama.

Sementara pihak keluarga terlihat histeris saat ditemukan jasat korban di lokasi, sedangkan ibu korban pingsan dan langsung doyong ke rumah di Purwodadi, Kecamatan Kuala Pesisir dan jasat Muttawali langsung di bawa pulang dengan ambulan tanpa di bawa lagi ke RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) di Ujong Patihah, dan pada hari itu jasat korban di kebumikan di desanya.

Ayah korban Suparman kepada wartawan mengatakan, pada Selasa siang anaknya terlihat beristirahat di rumahnya di Purwodadi, namun ia tidak mengetahui jika anaknya pada sore itu pergi ke danau tersebut bersama kawan-kawannya untuk mandi di sana. “Saya menerima kabar pada sore itu bahwa anak saya tenggelam di danau itu, kami merasa sangat sedih dengan kejadian ini,” tutur Suparman.

Ia berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mencari anaknya hingga berhasil ditemukan, meski saat ini anaknya tidak bernyawa lagi, akibat musibah tenggelam di danau tersebut.(c45)

Editor : hasyim