Prohaba.co
Rutan Butuh Perlengkapan Bayi
Minggu, 9 Desember 2018 10:34 WIB
BIREUEN - Sementara itu, Kepala Rutan Bireuen, Sofyan mengatakan, Magfirah masih status tahanan hakim Bireuen. Sudah mendekam di Rutan Bireuen hampir satu bulan atau sudah 23 hari yaitu sejak 16 November 2018. 

Disebutkan Sofyan, di Rutan Bireuen saat ini ada empat orang bayi yang terpaksa harus disusui ibunya dalam rutan. Tiga bayi kembar Magfirah dan seorang bayi napi lainnya. Bayi-bayi tersebut butuh kenyaman. “Saat ini bayi itu kekurangan pampers dan perlengkapan bayi lainnya, seperti minyak kayu putih, selimut bayi, kelambu bayi, ayunan bayi dan lain-lain. Selain itu lingkungan dalam rutan juga kurang sehat atau tidak nyaman bagi bayi dan ibunya,” terang Sofyan. 

Katanya, suami atau ayah bayi kembar tiga itu juga orang miskin, kerjanya tidak menentu, saat datang menjengkuk anak-anaknya ia juga ikut makan di rutan dengan menu yang ada di rutan. “Saat ini kita sangat membutuhkan pampers dan berbagai perlengkapan bayi. Karena tiga bayi kembar dan satu bayi lainnya itu harus menetap di rutan bersama ibunya. Kami berharap ada bantuan pemerintah maupun donatur lainnya. Selama ini kami ikut membantu membeli pampers dan berbagai perlengkapan bayi, karena kebutuhannya tinggi, kami belum mampu untuk memenuhinya setiap hari,” harap Sofyan.

Ditambahkan Sofyan, kasus yang menjerat ibu bayi kembar tiga tersebut, diduga kasus penipuan atau calo CPNS. “Saat ini ibu bayi tersebut masih berstatus tahanan titipan hakim. Kita sangat prihatin dengan kondisi bayi dan ibu bayi tersebut,” ujar Sofyan.(c38)

Editor : bakri