Prohaba.co
Ditabrak Grand Max, Pengendara Scoopy Mawot
Jumat, 11 Januari 2019 10:49 WIB
IDI - Pengendara sepeda motor Honda Scoopy atas nama M Arif (17), meninggal dunia (mawot), dan teman yang diboncengnya Mutia Rahmi (17) mengalami luka berat, akibat ditabrak mobil pick up Grand Max di jalan Medan - Banda Aceh, Gampong Seuneubok Peusangan, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Rabu (9/1) pukul 14.00 WIB.

Arif  warga Gampong Bale Buya ini meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Sulthan Abdul Aziz Syah Peureulak, Aceh Timur. Sedangkan Mutia Rahmi warga Gampong Keumuneng, Kecamatan Peureulak, saat ini masih menjalani perawatan intensive di RSUD Peureulak, karena mengalami luka berat.

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kasat Lantas Iptu Ritian Handayani, menceritakan kronologis kecalakaan antara pikap grand max BK 9858 CD kontra Sepmor Honda Scoopy BL 3084 DAH ini.

Saat itu, jelas Kasat Lantas, sepmor scoopy yang dikendarai M Arif berboncengan dengan Mutia Rahmi datang dari arah Panton Labu menuju arah Kota Langsa dengan kecepatan sedang. 

Sedangkan pikap grand max yang dikemudikan oleh Suriadi (35) warga Gampong Sungai Pauh Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, juga meluncur dari arah yang sama dengan kecepatan tinggi, yaitu tepatnya berada di belakang sepmor tersebut. “Setibanya di TKP jalan lurus sepmor scoopy tersebut hendak mendahului mobar tronton yang ada di depannya, pada saat bersamaan mobar grand max

tersebut juga ikut mendahului dari belakang. Karena jarak yang sudah sangat dekat, sehingga grand max menabrak bagian belakang sepmor scoopy tersebut, akibatnya pengendara scoopy terhempas di badan jalan,” jelas Iptu Ritian Handayani.(c49)

Editor : bakri