Prohaba.co
Jenguk Anak di Dayah, Rumah Terbakar
Rabu, 6 Februari 2019 11:05 WIB
BIREUEN - Satu unit rumah milik Ramli Hanafiah di Desa Bantayan, Kecamatan Pandrah Bireuen, terbakar sekitar pukul 21.30 WIB, Senin (4/2) lalu.

Musibah itu terjadi kala rumah ditinggal pergi keluarga untuk menjenguk anak di sebuah dayah di Jeunieb. Tak ada harta benda yang dapat diselamatkan dalam insiden amuk api itu.

Ramli serta istrinya dan seorang anak pergi meninggalkan menuju Jeunieb untuk menjenguk anaknya bernama Julia (16) serta Syahrul (13) yang sedang belajar di dayah kawasan Jeunieb.

Seorang tetangga korban bernama Asmawati (37)  mengatakan, diketahui kejadian itu saat anaknya Raudhatul Jannah (19), curiga, ketika mendengar ada suara berisik dari arah rumah Ramli.

Mereka keluar rumah memastikan apa yang terjadi, betapa kagetnya saat dilihat sudah muncul api dari bagian dapur rumah tersebut. Keduanya spontan berteriak meminta pertolongan warga, hingga sesaat kemudian warga langsung bergotongroyong membantu memadamkan api dan  minta bantuan armada pemadam Bireuen.

Namun api dalam sekejab membesar, rumah tidak dapat diselamatkan termasuk harta benda dan  satu unit sepeda motor Mio ikut terbakar. “Sampai kami ke lokasi kobaran api sudah membesar dan pintu rumah dalam keadaan terkunci, warga berupaya membantu menyiram air  mencegah api menyambar rumah tetangga,” ujar Sulaiman warga setempat dan dibenarkan Kopral Muliyono selaku  Babinsa Koramil 10 Pandrah.

Beberapa saat kemudian, tiga unit armada pemadam kebakaran milik Pemkab Bireuen  tiba dan turut membantu padamkan sisa kobaran api dan melakukan pendinginan lokasi.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Pandrah, Ipda Ahmad Syukri SH didampingi Camat Pandrah, Teguh Mandiri Putra SSTP mengatakan, sumber api diduga akibat konslet listrik dan saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, karena pemiliknya sedang menjenguk anaknya di Jeunieb.

Tim dari Dinsos Bireuen bergerak ke lokasi dan menyalurkan bantuan masa panik. “Bantuan masa panik sudah diantar, sedangkan penanganan berikutnya disampaikan ke pimpinan,” kata Camat Pandrah.(yus)

Editor : bakri