Prohaba.co
Bayi ‘Bersurat Wasiat’ Ditemukan di Kursi Rumah
Minggu, 3 Maret 2019 10:18 WIB
Serambinews_bayi.jpg
Bocah M Vian Mauza (4 bulan) yang menderita pembekuan darah di kepala warga Desa Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat ketika dirawat di RS Cut Nyak Dhien
* Ditulis di Kertas Kardus

SUKA MAKMUE – Dengan dalih tak sanggup merawat, dan mengaku dari Beutong Ateuh, sepasang anak manusia, tega membuang bayinya. Ya layaknya manusia yang membuang anak kucing karena tak mau memeliharanya di rumah.

Tingkah mirip hewan itu setidaknya terungkap, ketika warga menemukan bayi perempuan mungil yang dibuang orang tuanya, di atas kursi teras rumah warga di Desa Meunasah Pante, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Jumat (1/3) saat pelaksanaan shalat Magrib.

Kali ini pembuang yang diduga kuat orang tua bayi itu, meletakkan ‘surat wasiat’ tulisan tangan tentang kemana bayi itu ditujukan.

Surat yang ditulis di kertas kardus itu bertuliskan dalam bahasa Aceh dengan dialek kasar. “Rubiah, Tulong kah peulara aneuk lon siat, lon peucaya bak kah, lon hana mampu. Lon harap gata pelara siat, lon dari butong ateuh,” demikian bunyi isi surat tersebut.

Artinya, Rubiah, tolong kamu pelihara anak saya sebentar, saya percaya sama kamu, saya kurang mampu. Saya harap dirimu pelihara sebentar, saya dari Beutong Ateuh.

Polisi masih menyidik asal usul bayi tersebut, termasuk mempelajari tulisan tangan soal ‘surat wasiat’ itu. Karena sangat berkemungkinan itu juga upaya pengalihan fakta, terutama tentang alamat pemilik bayi.

Bayi tersebut diduga sengaja diletakkan oleh orang tuanya di sebuah kursi yang ditujukan kepada seseorang untuk merawatnya. Bayi yang dibungkus kain tersebut, disampingnya diletakkan uang sebanyak Rp 150 ribu, susu dan sebuah surat di dalam sebuah plastik.

Samsul Rahmat, salah seorang warga Meunasah Pante mengakui memang ada wanita yang bernama Rubiah di kampungnya, dan alamatnya tak jauh dari rumah tempat ditemukan bayi itu.

Berdasarkan keterangan beberapa warga, saat Magrib tiba, diduga ada dua orang yang mengendarai sepeda motor memakai cadar. Lalu meletakkan bayi tersebut di atas kursi rumah warga, dan langsung meninggalkan bayi tersebut.

Warga tak menduga jika yang diletakkan itu sosok bayi, belakangan saat mendengar tangisan bayi, lalu warga sekitar pun heboh.

Bayi yang diduga masih berusia dua hari itu, kini telah dibawa ke Puskesmas Beutong guna dilakukan pemeriksaan kesehatan.

Disamping bayi tersebut ditemukan uang Rp 150 ribu, susu, popok bayi serta ‘surat wasiat’ di atas sobekan kardus dalam bahasa Aceh. “Bayi yang ditemukan itu saat ini dalam perawatan saya, kondisinya sehat,” kata Yusnidar, Kepala Puskesmas Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (2/3).

Sementara Kapolres Nagan Raya  AKBP Giyarto melalui Kapolsek Beutong Ipda Irfan Ismail mengakui adanya penemuan bayi perempuan di teras rumah warga di Meunasah Pante pada Jumat malam.

Terkait hal tersebut, pihaknya mengaku masih terus melakukan penyelidikan tentang siapa pemilik bayi tersebut yang diduga sengaja diletakkan di teras rumah warga yang kemudian pergi menghilang. “Mudah-mudahan kita bisa mengungkap siapa pemilik bayi tersebut,” kata Ipda Irfan Ismail.(c45)

Editor : bakri