Prohaba.co
Tipu Penerima PKH, Seorang Wanita Ditangkap
Selasa, 5 Maret 2019 10:51 WIB
MEULABOH - Polisi dari Polsek Woyla Barat, Aceh Barat menangkap wanita NAY (27) warga sebuah desa di kabupaten itu. Pelaku yang hari-hari sebagai ibu rumah tangga dibekuk polisi karena diduga terlibat penipuan terhadap sejumlah penerima dana Program Keluarga Harapan (PKH).

Pengungkapan kasus tersebut dikatakan Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK didampingi Kapolsek Woyla Barat, Iptu Supianto dalam konfrensi pers di Mapolres setempat. “Pelaku ditangkap pada pekan lalu setelah adanya laporan masyarakat terhadap dugaan penipuan dengan korban sebanyak 6 orang,” kata Kapolres yang turut didampingi KBO Reskrim, Iptu P Pangabedan.

Menurut kapolres, kasus ini bermula adanya laporan sejumlah warga yang menjadi korban dari Kecamatan Woyla Barat ke polisi yakni bahwa ada seseorang yang merupakan mantan penerima PKH meminta buku rekening serta kartu ATM penerima PKH. Dasar dari pelaku meminta buku dan ATM dalih mengecek anggaran yang sudah masuk ke buku rekening mereka.

Ternyata, kata Kapolres, kesempatan itu dimanfaatkan  oleh  pelaku dengan menarik uang menggunakan ATM yang juga diserahkan oleh korban. Terhadap nomor pin ATM juga sudah dikantongi pelaku sehingga memudahkan pelaku menarik uang yang dimiliki warga asal Kecamatan Woyla Barat tersebut.

Dikatakannya, uang yang berhasil ditarik pelaku dengan total dari semua korban itu sebesar Rp 3 juta lebih. “Padahal ada sejumlah korban lain dari kecamatan lain yang juga menjadi korban . Namun tidak melaporkan kasus itu ke polisi. Ada juga korban dari keluarga tersangka,” katanya.

Sejumlah buku rekening dan kartu ATM yang diamankan sebagai barang bukti (BB). Pelaku kata Kapolres dijerat dengan KUHPidana dengan pasal dugaan penipuan dengan ancaman penjara 4 tahun.

Kapolres mengakui bahwa pelaku sudah memiliki suami dan anak yang sebelumnya menetap di Kecamatan Meureubo dan kini pindah ke Kecamatan Kaway XVI. “Kami mengimbau kepada warga lain yang merasa menjadi korban dari wanita tersebut segera melapor ke polisi,” demikian kapolres.(riz)  

Editor : bakri