Prohaba.co
Jambret di Gandapura, Satu Keluarga Korban
Senin, 27 Mei 2019 10:50 WIB
serambinews_jambret.jpg
SATU keluarga terdiri suami istri dan seorang anak harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah terjatuh dari sepeda motor akibat tarik menarik tas dengan jambret yang beraksi di kawasan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (25/5) malam.
BIREUEN - Dua pelaku panjambretan menggunakan Yamaha Vixion beraksi di Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, kawasan Gandapura, Kabupaten Bireuen sekitar pukul 21.00 WIB, Sabtu (25/5). Satu keluarga terdiri suami istri dan seorang anak harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka terjatuh dari sepeda motor saat mempertahankan harta mereka.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Gandapura, Ipda Melisa STrK didampingi Kasubag Humas Polres Bireuen, Ipda Kasdin kepada Prohaba, Minggu (26/5) mengatakan, korban penjambretan itu adalah suami istri, Ircham Saputra (34) dan Marlina (33)  serta seorang anak mereka bernama Niswa Nafila (7). Keluarga ini warga Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Lokasi penjambretan di kawasan Geurugok, Gandapura.

Menjelang kejadian itu, korban dengan sepeda motor Yamaha Mio Soul  BL 6703 ZL sedang dalam perjalanan pulang dari Lhokseumawe. Marlina yang duduk di belakang menyandang tas rajut kain warna colkat. Dalam tas tersebut berisi satu unit HP Android, dompet, dan uang sekitar Rp 2 juta.

Dalam perjalanan itu, mereka diikuti sepeda motor Yamaha Vixion yang ditunggangi dua orang. Tiba-tiba pengemudi Vixion memepet sepeda motor Ircham dan secepatnya pelaku yang dibonceng menarik tas yang disandang Marlina.

Usaha itu tidak berhasil karena tali sandang tidak putus. Pelaku kembali mengulangi aksinya namun korban yang sudah mengetahui adanya upaya jambret terus mempertahankan sambil melawan. Terjadi tarik menarik sehingga sepeda motor korban terjatuh.

Gagal melakukan aksinya, pelaku langsung kabur ke arah Bireuen. Sedangkan Ircham bersama istri dan anaknya yang terjatuh dengan sepeda motor mengalami luka-luka serius.

Marlina mengalami luka lecet di pelipis mata kiri, luka lecet di bahu kiri dan luka lecet di tangan kanan. Sedangkan suaminya, luka di mulut, luka lecet siku kanan, luka lecet di tangan kiri dan kanan, luka lecet di lutut, dan kaki kiri. Anak mereka Niswa Nafila (7) luka lecet di dahi kiri dan luka lecet di tangan kiri. Ketiga korban dilarikan ke Puskesmas Gandapura dan selanjutnya dirujuk ke RS Telaga Bunda, Bireuen.(yus)

Editor : bakri