Prohaba.co
Hirup Lem, Remaja Simeulue Tewas
Selasa, 4 Juni 2019 10:38 WIB
serambinews_lem.jpg
Korban tenggelam dan ditemukan tewas di pamandian air terjun Kuta Batu, Simeulue Timur, saat dievakuasi dari lokasi kejadian, Minggu (2/6). Korban diduga tewas akibat menghirup aroma lem cap kambing saat menyelam di pemandian tersebut.
SINABANG - Kecanduan mengisap/menghirup aroma lem cap kambing di kalangan anak-anak dan remaja merenggut korban nyawa. Seorang remaja di Kabupaten Simeulue bernama Saulil Agung Sulfitra (18) ditemukan tak bernyawa oleh teman-temannya saat mandi di Air Terjun Kuta Batu, Simeulue Timur, Minggu (2/6). Remaja tersebut diduga meninggal saat menghirup aroma lem cap kambing saat menyelam.

Tim identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simeulue yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Air Terjun Kuta Batu, membenarkan mayat remaja tersebut sebagai warga Suka Karya, Simeulue Timur.

Kapolres Simeulue, AKBP Ardanto Nugroho mengatakan dari keterangan yang dikumpulkan tim identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Sebelum kejadian, korban bersama teman-temannya saat ke pemandian air terjun sempat membeli lem cap kambing di sebuah toko di Sinabang. 

“Korban sendiri menyimpan lem cap kambing di bagasi sepeda motornya. Sampai di TKP, saksi (teman korban) langsung mandi-mandi dan korban mengisap lem. Saksi naik ke atas batu sambil merokok dan korban mandi sendiri. Saat menyelam korban mengisap lem dan tidak lama kemudian plastik lem mengapung akan tetapi korban tidak muncul ke permukaan air,” katanya.

Dikarenakan korban tidak mengapung ke permukaan air, teman-temannya langsung melompat untuk menyelamatkan korban tetapi korban tidak ditemukan. Teman-teman korban saat itu berusaha terus mencari dengan cara menyelam. Usaha itu membuahkan hasil. Korban ditemukan di dasar kolam namun sudah tidak bernyawa. Masyarakat setempat langsung ke lokasi ketika menerima laporan kejadian tersebut.(sm)

Editor : bakri