Prohaba.co
Kasus Serupa yang belum Terungkap
Senin, 2 September 2019 16:30 WIB
Mobil.jpg

DALAM catatan Prohaba, sejak akhir Juni 2019 ada enam kasus pencurian ban dan pelak mobil warga Bireuen di lokasi dan waktu berbeda.

Dari enam kasus itu, empat di antaranya dilaporkan ke polisi dan hingga saat ini masih dalam pengusutan. Belum ada laporan tertangkapnya pelaku kejahatan yang semakin meresahkan itu.

Kasus pertama yang dilaporkan ke polisi dialami Jailani (56), warga Dusun BTN Kupula Indah, Desa Geulanggang Gampong, Kota Juang.

Sebanyak empat ban dan pelak mobil dinas yang diparkir di depan rumahnya raib yang diketahui pada Sabtu pagi, 29 Juni 2019.

Kasus serupa juga menimpa Kepala MTsN Peudada atau MTsN 4 Bireuen atas nama Musmulyadi SAg (48).

Sebanyak empat ban mobil serta pelak minibus Toyota Rush keluaran 2016 milik Musmulyadi yang diparkir di rumah adiknya di Desa Padang Kasab, Peulimbang, Bireuen hilang dibongkar maling pada Selasa dini hari, 6  Agustus 2019 diperkirakan pukul 03.30 WIB.

Tak cukup hanya sampai di situ. Kehilangan ban dan pelak mobil juga menimpa mobil pikap pelat merah milik Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup.

Ban dan pelak mobil itu hilang saat diparkir di Dusun Bale Kuneng, Desa Pante Gajah, Peusangan Bireuen diperkirakan sekitar pukul 04.00 WIB, Sabtu 3 Agustus 2019. Kendaraan operasional Pemkab Bireuen BL 8017 Z tersebut berada di tangan Said Faisal (39) yang tinggal di Dusun Balee Kuneng, Desa Pante Gajah, Peusangan.

“Belum lagi terungkap kasus-kasus sebelumnya, kini terjadi lagi musibah serupa terhadap perawat RSUD Bireuen. Kesannya pelaku semakin leluasa beraksi,” demikian pernyataan seorang warga Bireuen.(yus/nas)

Editor : hasyim