Prohaba.co
Polisi Tangkap Pelaku yang Tarik Paksa Mobil Kredit
Selasa, 3 Maret 2020 16:12 WIB

LHOKSEUMAWE -  Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe menahan seorang pria berinisial NP (42) asal Medan, Sumatera Utara (Sumut). Pria yang bertindak sebagai debt collector di sebuah perusahaan leasing kendaraan tersebut ditangkap atas dugaan menarik mobil yang tertunggak kredit secara paksa tanpa disertai putusan perdata untuk penarikan kendaraan dari pengadilan.

 

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Wakapolres Kompol Ahzan, Senin (2/3/2020), saat konferensi pers menyebutkan, kasus ini berawal saat korban berinisial NP pada 18 Desember 2020 ke luar dari Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe. Lalu ia menuju mobil Misubhisi Galant ST dengan nomor polisi BK 168 PI tahun produksi 1998.

 

Saat korban menyalakan mesin mobil, tiba-tiba tersangka dan temannya mendekat ke mobil. Mereka mengetuk jendala mobil dengan keras. Selanjutnya, tersangka bersama temannya (DPO) berupaya merebut mobil tersebut yang kondisinya sudah tertunggak kredit.

 

 "Sempat terjadi cekcok mulut. Namun, akhirnya korban terpaksa melepaskan mobilnya, walaupun pada dasarnya debt collector saat itu tidak menunjukkan surat putusan perdata pengadilan untuk penarikan mobil tersebut," papar Kompol Ahzan didampingi Kasat Reskrim, AKP Indra T Herlambang.

 

Setelah mobil diambil paksa debt collector, korban dan keluarganya pun pulang ke rumah naik becak. "Lalu, pada 21 Desember 2019 korban membuat laporan resmi ke kami dengan nomor laporan LP/415/XII/2019/Aceh/Res Lsmw," katanya.


 

Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan pengembangan kasus ini, sehingga pada 22 Desember 2019 tersangka berhasil ditangkap di Medan, Sumut.

 

"Setelah ditangkap, sempat terjadi proses penyidikan panjang, sehingga sekitar dua hari lalu mobil yang sempat digunakan korban baru bisa kita sita untuk dijadikan barang bukti. Kini mobil dan tersangka masih diamankan di Polres Lhokseumawe untuk proses hukum lanjutan," pungkas AKP Indra T Herlambang. (bah)


Editor : bakri