Prohaba.co
Pemuda Langsa Tewas dengan Dada Tertusuk Pisau
Jumat, 22 Mei 2020 10:48 WIB
serambinews_220520_adv_3.jpg
-POLSEK LANGSA TIMUR
KAPOLSEK Langsa Timur, AKP Suparwanto bersama Tim Inafis Polres Langsa melakukan olah tempat kejadian di lokasi korban bernama Herianto ditemukan meninggal dunia dalam keadaan dada kanannnya tertusuk pisau.

LANGSA - Seorang pemuda warga Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Herianto (40), Rabu (20/5/2020) malam ditemukan tak bernyawa di kamar mandi rumah temannya, dengan pisau tajam tertancap di dada kanannya.

 

"Insiden ini terjadi di kamar mandi rumah temannya, di Gampong Pondok Keumuning,


Kecamatan Langsa Lama," kata Kapolres Langsa, AKBP Giyarto SH SIK, melalui Kapolsek Langsa Timur, AKP Suparwanto SH, kepada Prohaba, Kamis (21/5/2020).

 

Menurut Kapolsek, dugaan sementara pemuda ini nekat melakukan harakiri karena ada persoalan pribadi yang membuat ia depresi. Kini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.

 

Kepada Prohaba  AKP Suparwanto merincikan kronologis kejadian, Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 22.30 WIB Herianto yang merupakan warga Dusun Mulia Ganpong Karang Anyar ini datang bertamu ke rumah temannya, Rismal, di Dusun Abadi, Gampong Pondok Keumuning.

 

Saat itu ibunda Rismal menyuruh Herianto masuk, lalu ia berbincang-bincang dengan Rismal di ruang tamu. Saat itu mimik Herianto seperti orang yang ketakutan dan sempat berkata bahwa ada orang yang mencarinya di depan rumah.

 

Lalu, Rismal ke luar rumahnya untuk melihat orang yang dimaksud oleh Herianto. Akan tetapi, tidak ada orang seperti dikatakan oleh korban.

 

Waktu itu Herianto meminta izin ke kamar mandi kepada Tukiem ibunda Rismal. Ditunggu beberapa menit, ternyata Herianto tidak keluar-keluar dari kamar mandi.

 

Kemudian, Rismal mengecek korban ke kamar mandi. Saat pintu dibuka terlihat Herianto sudah tergeletak di lantai kamar mandi dengan keadaan pisau tajam tertancap di dada kanannya.

 

Lantas Rismal melaporkan kejadian itu kepada Kepala Lorong dan Keuchik Pondok Keumuning. Lalu aparat  ganpong melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Langsa Timur.

 

Selanjutnya, Kapolsek Langsa Timur beserta anggota dan Unit Inafis Polres Langsa melakukan olah tempat kejadian, lalu jasad Herianto dibawa ke RSUD Langsa untuk dilakukan visum et repertum.

 

Berdasarkan keterangan ayah korban bernama Suharman, sebelum berangkat ke rumah temannya malam itu, Herianto bersikap aneh. Ia sempat meminta maaf kepada keluarga dan para tetangganya.

 

"Dugaan sementara, korban sedang ada masalah dan mengalami depresi atau ada tekanan jiwa atas permasalahan yang dihadapinya. Kasus ini dalam proses penyelidikan," ujar Kapolsek Langsa Timur.  (zb)


Editor : bakri